Pagi ini saya dapet BBM (black berry messege) dari salah seorang sahabat yang sudah lama tidak kontak. I know she’s busy, so I just don’t wanna bother her. I was asking for her permission to write down this story, and she gave me permission.
BBM nya kurang lebih seperti ini:
Pretty…kamu jadi pakai perawatan? Hihi, just wanna tell you story…
Kulit mukaku jadi rusak sekarang.
Merah kusem banyak pembuluh darah.
Broken capillaries, merah sensitif, susah sembuh kata dokter akibat penggunaan bahan berbahaya.
Indikasinya ada steroid karena sudah 5 tahun pakai produk, jadi restorasinya susah. Yah selama itu mungkin.
Terus cuma pakai antibiotik, pantangannya banyaaaaaak banget.
Nggak kuat sama suhu juga.
Harus rutin laser sebulan sekali, jadi item merah.
Kata dokter pun katanya aku masih gapapa baru 5 tahun dan masih muda.
Ada yang kuat sampai lebih dari 5 tahun terus kulitnya baru kerasa.
Katanya dermis atasku udah habis gitu.
Kata dokter steroid cuma boleh dipakai maksimal 2 minggu, biasanya buat jerawat plus ada efek ngikis dan ngebersihin kulit.
Tapi ini aku pakai 5 tahun. Aku gatau bener ga tapi kondisi sekarang emang mirip kaya efek yang dibilang dokter itu.
Sakit kulitku ini lumayan moderate, kata dokter rosacea steroids.
Aku ga boleh kena panas, langsung flushing merah terbakar perih.
Kaya albino yah, hehe…tapi item.
Sekarang aku gabisa outdoor, laser insyaAllah aku jalanin sebulan sekali, cuma berapa tahunnya itu…nanti kalau hamil juga takut…katanya rosacea ga bisa sembuh..sekarang aku cuma bisa doa sama Allah saja…
MasyaAllah….Astagfirullah….hanya kata sabar yang bisa aku ucapkan ke sahabatku ini. Sahabatku ini memang dulunya jerawatan parah, padahal wajahnya cantik. Kemudian dia memutuskan untuk melakukan perawatan di salah satu pusat perawatan kecantikan ternama.
I was envy her for her beautifulness, sampai bilang aku juga pengen perawatan seperti dia supaya bisa dapat kulit wajah yang mulus. Wajar sih kalau wanita ingin tampil cantik. Tapi karena ketidak konsistenan ku aku belum jadi perawatan. Dan setelah sahabatku share cerita ini, aku merasa berdosa karena selama ini jarang bersyukur atas apa yang Allah bentuk pada diriku. Seperti sahabatku ini aku menjadi sadar, bahwa kecantikan itu tidak hanya dari kulit wajah yang cantik, tapi dari perangai, dari hati…indeed its true, not just a theory..
Allah sedang menguji dia, dan dia dengan terbuka mau bercerita pada teman-emannya termasuk Aku. aku cuma bisa berdoa semoga Allah menyembuhkan dia. Walau dokter bilang nggak bisa sembuh, Allah yang Maha Menyembuhkan, dokter cuma memperkirakan. Toh mereka kan manusia juga, bisa salah perkiraan juga.
Yaa Allah Yaa Syaafiii (Maha Penyembuh), sembuhkanlah kulit wajah sahabat saya ini seperti sediakala, sebagaimana Engkau membentuknya sedari awal, amiin
Aku langsung terinspirasi untuk menuliskan kisah sahabatku ini ke blog dengan harapan bisa menjadi pengalaman bagi orang lain. Buat yang baca tulisan ini, mohon doanya juga yah untuk sahabat saya. Buat para wanita, You are beautiful just the way you are girls….

